Dorothy E Johnson


Dorothy E. Jhonson dilahirkan tanggal 21 Agustus 1919 di Savannah, Georgia. Teori sistem perilaku Johnson tumbuh dari keyakinan seorang Nightingale yaitu tujuan perawatan yang merupakan membantu untuk mencegah atau mengobati individu atau orang dari penyakit atau cidera. Ilmu dan seni merawat haruslah berfokus pada pasien sebagai individu dan bukan merupakan pada entitas yang spesifik.
Johnson memanfaatkan hasil kerja ilmu perilaku dalam psikologi, sosiologi dan etnologi untuk membangun teorinya. Ia menyandarkan sepenuhnya pada toeri sistem-sistem dan menggunakan konsep dan definisi dari A. Rapoport, R. Chin dan W.Buckley. Struktur teori sistem perilaku dipolakan sesudah model sistem yakni sistem yang terdiri dari bagian yang berkaitan untuk melakukan sebuah fungsi yang bersama-sama untuk membentuk keseluruhan. Dalam tulisanya, Johnson mengkonseptualkan manusia sebagai sistem perilaku dimana fungsi adalah observasi, perilaku adalah teori sistem biologi, yang menyatakan bahwa manusia merupakan sistem biologi yang terdiri dari bagian biologi dan penyakit adalah hasil gangguan sistem biologi.
Pengembangan teori dari sebuah perspektif filosofis, Johnson menulis bahwa perawatan merupakan konstribusi penyediaan fungsi perilaku efektif pada pasien sebelum, selama dan sesudah penyakit. Ia memakai konsep dari disiplin ilmu lain seperti sosialisasi, motivasi, stimulus, kepekaan, adaptasi dan modifikasi perilaku untuk mengembangkan teorinya.
Johnson mencatat bahwa meski literatur menunjukkan ide dukungan lain yaitu bahwa manusia merupakan sistem perilaku, sejauh yang dia tahu, ide tersebut adalah asli dari dirinya. Pengetahuan bagian-bagian sistem perilaku dicikung dalam ilmu-ilmu perilaku, tetapi literature empiris mendukung dugaan bahwa system perilaku merupakan keseluruhan yang belum dikembangkan. Dalam sistem biologis, pengetahuan atas bagian-bagianya lebih dahulu dari pengetahuan keseluruahan sistem.

KONSEP-KONSEP UTAMA DAN DEFINISI-DEFINISI
Teori keperawatan Dorothy E Johnson diukur dengan behavioral system theory. Johnson menerima definisi perilaku seperti dinyatakan oleh para ahli perilaku dan biologi: output dari struktur dan proses-proses intra-organismik yang keduanya dikoordinasi dan di artikulasi dan bersifat responsive terhadap perubahan-perubahan dalam sensori stimulation. Johnson menfokuskan pada perilaku yang dipengaruhi oleh kehadiran aktual dan tak langsung makhluk sosial lain yang telah ditunjukkan mempunyai signifikansi adaptif utama.
Dengan memakai definisi sistem oleh Rapoport tahun 1968, Johnson menyatakan, “A system is a whole that functions as a whole by virtue of the interpedence of it’s part.” (sistem merupakan keseluruhan yang berfungsi berdasarkan atas ketergantungan antar bagian-bagiannya). Johnson menerima pernyataan dari Chin yakni terdapat “organisasi, interaksi, interpedensi dan integrasi bagian dan elemen-elemen.” Di samping itu, manusia berusaha menjaga keseimbangan dalam bagian-bagian ini melalui pengaturan dan adaptasi terhadap kekuatan yang mengenai mereka.

Subsistem.
Karena behavioral system memiliki banyak tugas untuk dikerjakan, bagian-bagian sistem berubah menjadi subsistem-subsistem dengan tugas tertentu. Suatu subsistem merupakan “system kecil dengan tujuan khusus sendiri dan berfungsi dapat dijaga sepanjang hubunganya dengan subsitem lain atau lingkungan tidak diganggu. Tujuh subsistem yang di identifikasi oleh Johnson bersifat terbuka, terhubung dan saling berkaitan (interealated). Motivasi mengendalikan langsungaktifitas subsistem-subsistem ini yang berubah secara kontinyu dikarenakan kedewasaan, pengalaman dan pembelajaran . system yang dijelaskan tampak ada cross-culturally dan di control oleh factor biologis, psikologi dan sosiologi, tujuh elemen yang diidentifikasi adalah attachment-affiliative, dependency, ingestive, eliminative, sexual, achievement dan aggressive.

1.      Subsitem attachement-affiliative.
Subsistem attacement-afiliative mungkin merupakan yang paling kritis, karena subsistem ini membentuk landasan untuk semua organisasi social. Pada tingktan umum, hal itu memberikan kelangsungan (survival) dan keamanan (security). Sebagai konsekuensinya adalah inklusi social, kedekatan (intimacy) dan susunan serta pemeliharaan ikatan social yang kuat.

2.       Subsistem dependency
Dalam hal paling luas, subsistem dependency membantu mengembangkan perilaku yang memerlukan respon pengasuhan . konsukuensinya adalah bantuan persetujuan, perhatian atau pengenalan dan bantuan fisik. Pengembanganya, perilaku dependency berybah dari hamper, bergantung total kepada orang lain kea rah bergantung total kepada orang lain kearah bergantungkepada diri sendiri dengan derajat yang lebih besar . jumlah interpedency tertentu adalah penting untuk kelangsungan kelompok social.

3.  Subsistem biologis
Subsistem biologis ingestion dan eliminasi “ berkaitan dengan kapan, bagaimana apa, berapa banyak dan dengan kondisi apa kita makan dan kapan, bagaimana dan dengan komdisi apa kita makan dan dengan kondisi apa kita buang.” Respon-respon ini dikaitkan dengan social dan psikologis seperti halnya pertimbangan biologis.

4.  Subsistem seksual
Subsistem seksual memiliki fungsi ganda yakni hasil (procreation) dan kepuasan (gratification). Termasuk tapi tidak dibatasi. Courting dan mating, system respon ini dimulai dengan perkembangan identitas jenis kelamin dan termasuk (dalam cakupan yang luas)perilaku-perilaku berdasar prinsip jenis kelamin.

5.  Subsistem agresif
Subsistem agresif adalah perlindungan (protection) dan pemeliharaan (preservation). Hal ini mengikuti garis pemikiran ahli ethologi seperti Lorenz dan feshback bukanya dengan bantuan pemikiran perilaku sekolah. Dianggap perilaku agresif tidak hanya di pelajari tapi memiliki maksud utama membahayakan yang lain. Bagaimanapun, masyarakat meminta batasan-batasan tersebut diletakkan pada mode perlindungan diri dan orang-orang serta harta milik mereka dihormati dan dilindungi.

6.  Subsistem achievement
Subsistem achievement berusaha memanipulasi lingkungan. Fungsinya mengontrol atau menguasai aspek pribadi atau lingkungan pada beberapa standar kesempurnaan. Cakupan perilaku prestasi termasuk kemampuan intelektual , fisikis, kreatif, mekanis dan social.
Johnson kemudian mengidentifikasi konsep-konsep lain yang menggambarkan lebih jauh teori manusia sebagai system perilaku(behavioral system). Halo yang membedakan antara apa yang ada di dalam dan apa yang di luar system adalah ikatan (boundary). Ini merupakan titik (point) dimana system memiliki control kecil atau pengaruh pada hasil-hasil. Equilibrium didefinisikan “ sebagai kondisi akhir yang stabil tetapi lebih atau kurang kekal, dimana didalamnya individu berada dalam keselarasan dengan dirinya dan dengan lingkunganya.” Homeostasis adalah proses menjaga stabilitas dalam sistem perilaku. Stabilitas adalah pemeliharaansuatu level atau daerah perilaku tertentu yang dapat diiterima. Ketidakstabilan(instability) terjadi saat system mengalami overcompensate berkaitan dengan strees(tekanan). Ketika output energi tambahan digunakan untuk menjaga stabilitas dikosongkan. Stressor adalah stimulan eksternal dan internal yang menghasilkan tegangan(tension) dan menyebabkan ketidakstabilan. Tensi adalah kondisi dalam keadaan tegang atau kendor, ia disebabkan karena disequilibrium dan merupakan sumber potensi perubahan.

MODEL KONSEP DAN TEORI KEPERAWATAN JOHNSON
Model konsep dan teori keperawatan menurut Johnson adalah dengan pendekatan sistem perilaku, dimana individu dipandang sebagai sitem perilakuyang selalu ingin mencapai keseimgangan dan stabilitas, baik di lingkungan internal maupun eksternal, juga memiliki keinginan dalam mengatur dan menyesuaikan dari pengaruh yang ditimbulkannya. Sebagai suatu sistem, didalamnya terdapat komponen subsistem yang membentukan sistem tersebut, diantaranya komponen subsistem yang membentuk sistem perilaku menurut Johnson adalah ;
1.      Ingestif, yaitu sumber dalam memelihara integritas serta mencapai kesenangan dalam pencapaian pengakuan dari lingkungan.
2.      Achievement, merupakan tingkat pencapaian prestasi melalui keterampilan yang kreatif.
3.      Agresif, merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri atau perlindungan dan berbagai ancaman yang ada di lingkungan.
4.      Eliminasi, merupakan bentuk pengeluaran segala sesuatu dari sampah atau barang yang tidak berguna secara biologis
5.      Seksual, digunakan dalam pemenuhan kebutuhan saling mencintai dan dicintai.
6.      Gabungan/tambahan, merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan tambahan dalam mempertahankan lingkungan yang kondusif dengan penyesuaian dalam kehidupan sosial, keamanan, dan kelangsungan hidup.
Ketergantungan merupakan bagian yang membentuk sistem perilaku dalam mendapatkan bantuan, kedamaian, keamanan serta kepercayaan.
Berdasarkan subsistem tersebut diatas, maka akan terbentuk sebuah sistem perilaku individu, sehingga Johnson memiliki pandangan bahwa keperawatan dalam mengatasi permasalahan tersebut harus dapat berfungsi sebagai pengatur agar dapat menyeimbangkan sistem perilaku tersebut. Klien dalam hal ini adalaha manusia yang mendapat bantuan perawatan dengan keadaan terancam atau potensial oleh kesakitan atau ketidakseimbangan penyesuaian dengan lingkungan. Status kesehatan yang ingin dicapai adalah mereka yang mampu berperilaku untuk memelihara keseimbangan atau stabilitas dengan lingkungan.

ASUMSI-ASUMSI
A. Perawatan (nursing)
Perawatan seperti yang dipandang Johnson adalah tindakan eksternal untuk memberikan organisasi perilaku pasien ketika pasien dalam kondisi stress dengan memakai mekanisasi pengaturan yang berkesan atau dengan penyediaan sumberdaya. Seni dan ilmu, memberikan eksternal baik sebelum dan selama gangguan keseimbangan sistem dan karena itu membutuhkan pengetahuan tentang order, disorder dan control. Aktivitas perawatan tidak bergantung pada wewenang medis tetapi bersifat pelengkap (komplementer) bagi medis/ pengobatan.

B. Orang (person)
Johnson memandang manusia sebagai sistem perilaku dengan pola, pengulangan dan cara bersikap dengan maksud tertentu yang menghubungkan dirinya dengan lingkungannya. Pola-pola respon spesifik manusia membentuk keseluruhan yang terorganisasi dan terintegrasi. Person adalah system dari bagian-bagian interpedent yang membutuhkan beberapa aturan dan pengaturan untuk menjaga keseimbangan.
Johnson lebih jauh menganggap bahwa behavioral system adalah penting untuk manusia dan apabila ada tekanan yang kuat atau ketahanan yang rendah mengganggu keseimbangan sistemt perilaku, integritas manusia terancam. Usaha-usaha manusia untuk menbangun kembali keseimbangan membutuhkan pengeluaran energi yang luar biasa, yang menyisakan sedikit energi untuk membantu proses-proses biologis dan penyembuhan.



C. Kesehatan (health)
Johnson memandang kesehatan sebagai suatu kondisi yang sulit dipahami(elusive) dan dinamis, yang dipengaruhi oleh factor-faktor biologis, psikologis dan social. Kesehatan menjadi suatu nilai yang diinginkan oleh para pekerja kesehatan dan memfokuskan pada person bukanya penyakit.
Kesehatan direfleksikan oleh organisasi, interaksi, saling ketergantungan subsistem-subsistem dari system perilaku. Manusia berusaha mencapai keseimbangan dalam sistem ini yang akan mengarah ke perilaku fungsional. Keseimbangan yang kurang baik dalam persyaratan struktural atau fungsional cenderung mengarah ke memburuknya kesehatan. Ketika system membutuhkan sejumlah energi minimum untuk pemeliharaan, suplai energi yang lebih besar yang tersedia mempengaruhi proses biologi dan penyembuhan.

D. Lingkungan
Dalam teori Johnson, lingkungan terdiri dari seluruh faktor yang bukan bagian sistem perilaku individu tetapi hal itu mempengaruhi sistem dan  dapat dimanipulasi oleh perawat untuk mencapai kesehatan yang menjadi tujuan pasien. Individu menghubungkan dirinya untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Sistem perilaku berusaha menjaga equilibrium dalam merespon sesuatu terhadap faktor lingkungan dengan mengatur dan adaptasi terhadap kekuatan yang menyertainya. Gaya lingkungan yang kuat secara berlebihan sangat mengganggu keseimbangan sistem perilaku dan mengancam stabilitas seseorang jumlah energi yang tidak tentu dibutuhkan supaya sistem membangun kembali eqilibrium dalam menghadapi tekanan-tekanan berikutnya. Ketika lingkungan stabil, individu dapat melanjutkan dengan perilaku-perilaku yang baik.

DAFTAR PUSTAKA

Parker, Marilyn E. 1990. Nursing theories in practice. Canada : Jones & Bartlett Learning
Taylor, Carol. 2001. Fundamentals of nursing: the art and science of nursing care. New York  : Lippincott
Walker, Patricia Hinton. 1996. Blueprint for use of nursing models: education, research, practice, and administration. Canada : Jones & Bartlett Learning
Janie B. Butts,Karen L. Rich. 2010. Philosophies and Theories for Advanced Nursing Practice. Canada : Jones & Bartlett Learning

Etika Makan dalam Kehidupan Sehari-hari


Etika berasal dari bahasa Yunani,
     Ethos yang berarti watak, kebiasaan, model perilaku, cara berkata atau bertindak dimana melalui etika, orang lain akan mengenal siapa diri kita.
     Moral berasal dari kata latin, Mos yang berarti tata adat atau kebiasaan.
Jadi, pengertian etika ialah :
  • 1.      Nilai- nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau  kelompok dalam mengatur tingkah lakunya ( Sistem Nilai)
  • 2.      Kumpulan asas atau nilai moral (kode etik)
  • 3.      Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (filsafat moral)

  • Manfaat Etika
  • Ø  Menjadi pegangan seseorang atau sekelompok orang dalam mengatur tingkah laku dan tutur kata.
    Ø  Mempelajari moralitas dan juga suatu kebudayaan tertentu tanpa memberikan penilaian.

                   Etiket makan prasmanan
    ·         Saat makan di meja prasmanan, sebaiknya kita tidak mengambil makanan terlalu banyak. Hal ini penting untuk menjaga kesempatan bagi orang lain untuk bisa menikmatinya.
    ·         Daripada akhirnya kita harus membuang makanan, sebaiknya kita tidak mengambil makanan atau minuman yang tidak cocok dengan selera kita. Jangan mengabil makanan atau minuman yang tidak akan kita makan atau minum.
    ·         Sebaiknya kita ikut antrean. Apalagi jamuan makan berupa prasmanan kita tidak perlu berebut makanan. Sebaiknya kita juga mendahulukan orang tua dan orang yang kita hormati untuk mengambil makanan atau minuman lebih dahulu.
    ·         Sebaiknya kita jangan mencium-cium makanan atau minuman yang dihidangkan.
    ·         Hendaknya kita tidak berupaya untuk membawa pulang makanan atau minuman. Sedapat mungkin kita hanya makan dan minum di tempat pesta, tidak berniat membungkusnya sebagai oleh-oleh.
    ·         Simpanlah piring dan gelas kotor pada tempat yang disediakan. Sebaiknya kita tidak membiasakan diri untuk menyimpan piring atau gelas kotor di kolong meja atau kursi.

                Etiket makan formal
    Etiket makan formal atau Table Manner diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standart terutama saat bersantap bersama-sama saat ada acara resmi atau acara makan bersama keluarga besar.
    Aturan – aturan makan secara formal(Table Manner) :
    v  Tidak boleh makan dengan mulut terbuka dan tidak boleh mengeluarkan bunyi aneh 
        ( bunyi kècap).
    v  Menutup mulut saat bersin atau batuk.
    v  Jangan menyandarkan badan ke sandaran kursi.
    v  Jangan memainkan peralatan makan saat di meja makan sehingga menimbulkan bunyi.
    v  Selalu meminta izin kepada yang mempunyai hajat atau acara saat akan meninggalkan acara.
    v  Jangan menatap mata orang lain saat makan.
    v  Jangan berbicara atau mengangkat telepon saat di meja makan.
    v  Jangan menimbulkan suara saat makan sup.
    v  Telan makanan terlebih dahulu sebelum minum.
    v  Jangan membuang ingus dan meludah saat orang lain masih makan.
    v  Jangan menggunakan tangan untuk mengambil sisa makanan di mulut gunakan tusuk gigi.
    v  Jangan lupa untuk selalu mengatakan “tolong” dan “terima kasih” setiap meminta bantuan.

7 Hal Paling Berbahaya Dalam Keseharian

1. BEKAS BOTOL MINUMAN

Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.
2. PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.
3. UDANG DAN VITAMIN C
 
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.
4. MIE INSTANS
 
Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.
5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai ‘pelindung ‘ makanan.att00006
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan .
Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.
Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.
6. KERTAS

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita. pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang.
Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale makanan tsb.
Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.
7. STYROFOAM
Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.

sumber http://semua-nyata.blogspot.com/2010/08/yang-berbahaya-dilingkungan-kita.html

10 Anjing Terpintar di Dunia

  1. Border Collie

    Collie butuh pekerjaan. Apabila dia menganggur, mereka tidak akan bahagia. Collie sangat tidak dianjurkan untuk ditinggal sendiri. Mereka butuh pendamping, pujian dan latiahan yang intensif. Kalo kalian bekerja di luar kota, jangan berfikir untuk memiliki anjing ini, karena benar-benar tidak cocok untuk anda. Kecerdasan collie yang legendaris, kompetisi untuk anjing inipun berbeda dari yang lain, seperti tes kecepatan, obedience dan tentunya tantangan menggiring domba.
    colie
  2. Poodle

    Anjing poodle yang standard pun memiliki kecerdasan yang tinggi dan sangat mudah dilatih. Mereka senang berada di antara manusia, dan benci ditinggal sendirian. Di balik penampilannya yang menggemaskan, ternyata anjing poodle juga digunakan sebagai anjing pemburu.
    Poodle
  3. German Shepherd

    Sangat cerdas, pemberani dan memiliki protective intinct yang kuat. Apabila dilatih dari kecil, mereka bisa menjadi anjing keluarga yang baik untuk anak-anak. Karena kecerdasannya, mereka membutuhkan tujuan dan pekerjaan agar mereka bahagia. Oleh karena itu, anjing jenis ini sangat cocok menjadi anjing polisi.
    German Shepherd
  4. Golden Retriever

    Anjing yang dimiliki sejuta umat. Anjing ini digemari karena setia, penyayang, lembut dan sangat dekat dengan anak-anak, dia memiliki insting natural untuk menyenangkan orang dan binatang lain. Dengan kecerdasan di atas rata-rata, tidak heran kalau golden retriever sangat mahir di berbagai obedience competitions dan bermain trik.
    Golden Retriever
  5. Doberman Pinscher

    Sangat setia, forceful dan ditakuti. Mereka memiliki stamina yang luar biasa dan senang bekerja. Meskipun diketahui mereka memiliki sifaf mendominasi, Dobermans bisa menjadi cukup mudah dikontrol, dan bahkan mereka bekerja sebagai anjing untuk terapi di rumah sakit. Mereka bisa menjadi anjing keluarga yang baik apabila dilatih dari kecil. Walaupun tidak seberingas pitbull/terrier, kalian bisa mengandalkan perlindungannya yang agresif bila dibutuhkan.
    Doberman Pinscher
  6. Shetland Sheepdog

    Kalian masih inget Lessie? Nah ini dia bintangnya! Banyak pemiliki anjing ini yang mengatakan, bahwa tingkat kecerdasan mereka hampir sama dengan manusia! Shelties dikembangbiakan untuk menjadi gembala ratusan domba, karena membutuhkan konsentrasi, dan tentunya kecerdasan. Kadang-kadang dia bisa agak berhati-hati terhadap orang asing dan anak-anak, tapi sangat setia dan lembut terhadap pemiliknya. Faktanya, anjing ini senang menjadi pendamping manusia. Yang kalian lihat di TV, nyaris mendekati sifat aslinya.
    Shetland Sheepdog
  7. Labrador Retriever

    Anjing yang sangat penyayang, lembut, dan penyabar. Anjing jenis ini termasuk anjing yang paling populer di dunia. Tanpa exercise yang reguler. Karena sifatnya yang baik, cinta anak-anak dan ramah terhadap anjing lain, Labs banyak dimiliki oleh keluarga.
    Labrador Retriever
  8. The Papilon

    Apa anjing ini menakutkan? Yep! Anjing ini memang seharusnya menakutkan, karena mereka jauh lebih tangguh dari yang terlihat. Papilons bersifat sedikit moody dan agresif dan sangat posesif terhadap tuanya dan ‘anggota di dalam rumah’. Mungkin agak sedikit mengejutkan kalo papilons dikatakan sebagai anjing paling lembut. Papilons anjing yang sangat cerdas dan mudah untuk dilatih.
    The Papilon
  9. Rottweiler

    Di dalam list para expert dan polisi, anjing ini memiliki reputasi yang menakutkan. Padahal, anjing ini memiliki potensi menjadi seekor anjing keluarga yang baik. Rotty tidak hanya cerdas, Rotty juga memiliki keberanian yang sangat besar (salah satu anjing penjaga terbaik) dan dapat diandalkan.
    Rottweiler
  10. Australian Cattle Dog

    Anjing jenis ini sangat aktif. Mereka butuh exercise rutin, baik secara fisik maupun mental. Mereka aslinya dikembangbiakan di Australia. Mereka adalah pemikir yang mandiri, kreatif (dalam versi anjing) dan sangat protektif terhadap propertinya, termasuk orang.
    Australian Cattle Dog

7 Karya Arsitektur Kuno Yang Menakjubkan

Bangga akan apa yang kita capai dalam kemajuan IPTEK. Mungkin kita mengira bahwa pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan lainnya merupakan teknologi canggih yang ditemukan oleh para ilmuwan di zaman modern ini. Tetapi, kita pasti tidak mengira bahwa desain teknologi yang mirip sudah lebih dulu diciptakan oleh peradaban zaman dahulu.
1. Desain Kincir Angin
Kincir angin Persia kuno merupakan salah satu kincir angin tertua yang pernah dibuat oleh manusia. Kincir angin ini dibuat oleh peradaban Persia sekitar 3000 tahun yang lalu. Kincir angin ini digunakan untuk menggiling gandum dan memompa air.

1.DESAIN KINCIR ANGIN KUNO

Tanaman alang - alang diikat menjadi satu sehingga terbentuk bantalan yang diletakkan di sumbu pusat. Kincir angin ini dibuat dengan hati - hati, karena hampir setiap bagian dibuat dengan tangan. 

Walaupun mekanismenya sederhana, tetapi kincir angin ini telah dikenal oleh seluruh peradaban lainnya pada masa itu, dan beberapa negara masih menggunakan mekanisme seperti ini hingga di era modern ini. Bisa dibilang, kincir angin kuno ini merupakan cikal bakal kincir angin modern yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.

2. Menara Angin Persia
Masih dari peradaban Persia kuno, menara angin atau wind tower ini digunakan oleh masyarakat Persia untuk sistem ventilasi udara di rumah - rumah mereka. Sistem ventilasi mereka jauh lebih rumit dari sistem ventilasi yang ada di rumah kita.

2.MENARA ANGIN PERSIA KUNO

Sistem ventilasi yang mereka kembangkan sejak 2.000 tahun yang lalu ini mungkin hanya bisa disaingi oleh sistem ventilasi dengan teknologi modern. Prinsipnya adalah dengan menggunakan kombinasi perbedaan tekanan udara, dan penyesuaian iklim lingkungan di daerah Persia. 

3. Saluran Air Grafitasi Romawi
3.SALURAN AIR GRAVITASI ROMAWI KUNO

Bangsa Romawi kuno juga mengembangkan suatu saluran air yang memanfaatkan gravitasi bumi untuk mengalirkan air ke seluruh wilayah Romawi. Selain digunakan untuk mengalirkan air, saluran air gravitasi ini juga digunakan dalam berbagai kegiatan masyarakatnya, diantaranya untuk roda air, hidrolik penghancur bijih besi, dan lain - lain.

4. Saluran Bawah Tanah
4.SALURAN BAWAH TANAH KUNO

Karena Yerussalem terletak di dataran tinggi dan jauh dari sumber air, maka kota ini memenuhi kebutuhan air dari sungai bawah tanah. Masyarakatnya telah mengembangkan suatu saluran air bawah tanah yang masih bisa digunakan hingga saat ini, meski telah berumur puluhan ribu tahun. 

5. Pemanfaatan Energi Geothermal
Peradaban Romawi kuno telah memanfaatkan energi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan energinya. Energi panas bumi berasal dari gunung berapi Vesuvius, yang kemudian memanaskan air di sekitar wilayah tersebut.

5.PEMANFAATAN

Panas yang dihasilkan tadi kemudian digunakan untuk berbagai hal, seperti untuk pemandian air panas, hidrolik, kebutuhan medis, dan lainnya. Jika listrik telah ditemukan pada masa itu, mungkin sumber energi ini bisa dimanfaatkan lebih luas lagi.

6. Pemanfaatan Energi Surya
Pemanfaatan energi surya telah ditemukan oleh peradaban Yunani kuno. Jika kita menggunakan sel surya sebagai pembangkit tenaga listrik, maka peradaban Yunani kuno menggunakannya sebagai cadangan panas selama musim dingin berlangsung.

6.PEMANFAATAN

Konsepnya begitu sederhana, mereka membuat bangunan yang menghadap ke arah matahari, dan seluruh bangunan didesain seperti itu untuk menangkap sinar matahari sebanyak - banyaknya di siang hari karena sinar matahari lebih rendah dari atap mereka. 

Ketika di malam hari, seluruh Peradaban Romawi selangkah lebih maju dengan menambahkan kaca untuk menyerap panas matahari dengan maksimal. Ternyata pemanfaatan tenaga surya itu sudah ada sejak lama ya.

7. Istana Tebing (Cliff Palace)
Tempat yang disebut dengan Istana Tebing ini terletak di Mesa Verde National Park, Colorado. Bangunan unik ini dibangun oleh masyarakat Amerika Utara pada zaman dahulu. Desain konstruksi yang unik ini memiliki tujuan sebagai pendinginan dari sengatan matahari yang panas pada masa itu.

7. ISTANA TEBING ( Cliff

Kita tidak bisa meremehkan begitu saja bangunan - bangunan zaman dahulu. Terkadang, dengan teknologi modern sekalipun, belum tentu dapat menghasilkan bangunan serupa dengan fungsi yang sama pula. Arsitektur zaman kuno memang luar biasa, menandakan bahwa pencapaian ilmu pengetahuan pada masa itu tergolong maju.

sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Strov/~3/3kfKRT9CxnY/7-karya-arsitektur-kuno-yang.html